Postingan

Menampilkan postingan dengan label kapal barang

Pelabuhan Patimban Ditargetkan Selesai Dibangun Tahun 2027

Gambar
Raisan Al Farisi/ANTARA Foto Anggaran yang dialokasikan untuk melanjutkan pembangunan Pelabuhan Patimban tidak main-main besarnya. Tahun ini saja, anggaran pembangunan pelabuhan yang ditargetkan rampung tahun 2027 tersebut besarnya Rp. 133.05 miliar.  "Pembangunan Pelabuhan Patimban dengan anggaran Rp133,05 miliar, lalu rehabilitasi dan rekonstruksi Pelabuhan Wani, Donggala dan Pantoloan sebesar Rp 100 miliar," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Arif Toha dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Selasa (31/1/23), seperti dilansir CNBC Indonesia.  Pembangunan Pelabuhan Patimban sendiri terbagi menjadi 3 tahap Pada tahap 1, akan dibangun terminal peti kemas seluas 66 ha. Secara akumulatif, terminal peti kemas tersebut kapasitasnya akan mencapai 3,75 juta TEUs. Sementara itu, nantinya kapasitas terminal kendaraan pun akan mencapai 600.000 CBU secara akumulatif dan akan ada pula terminal roro seluas 200 meter. Tahap ini akan berlangsung pada tahun 2...

Ketimpangan Kapasitas Muatan Barang Akan Diatasi Dengan Sistem Hub and Spoke

Gambar
ilustrasi pelabuhan Direktur Utama Pelindo Terminal Petikemas, Muhammad Adji, mengatakan bhawa saat ini  banyak kapal barang yang kembali dari Indoensia Timur membawa muatan yang banyaknya tidak sampai separuh kapasitas maksimal kapal-kapal tersebut.  Di saat yang bersamaan, kapal-kapal lain yang berlayar kembali ke Surabaya juga membawa muatan yang tidak terlalu banyak.  Menurut Adji, konsep hub and Spoke akan mampu mengatasi masalah ketimpangan muatan tersebut. Adji mencontohkan, misalnya, pelabuhan Ambon misalnya, dapat menjadi hub untuk wilayah Tual, Dobo dan Saumaki di Maluku serta untuk pelabuhan d Merauke (Papua Selatan) dan Timika (Papua Tengah).  Pelabuhan-pelabuhan yang dilalui kapal-kapal yang berlayar di rute tol laut tersebut bisa dilayani langsung dari Surabaya dengan kapal-kapal yang bisa membawa muatan hingga 50 TEUs - 70 TEUs.  Apabila Ambon dijadikan pelabuhan hub, kapal-kapal barang tersebut tidak lagi perlu bolak-balik ke Surabaya, namun bisa...

Pengguna Inaportnet Bertambah 32 Pelabuhan Lagi

Gambar
ilustrasi pelabuhan Ada 32 pelabuhan lagi di Indonesia yang menerapkan sistem aplikasi layanan kapal dan barang berbasis online yang disebut Inaportnet. Sehingga, saat ini telah terdapat 109 pelabuhan yang telah menerapkan sistem layanan berbasis teknologi internet tersebut. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa Inaportnet merupakan salah satu aplikasi berskala nasional yang mengintegrasikan sistem informasi dari berbagai lembaga terkait Menhub sendiri telah mengatakan bahwa pihaknya akan terus menambah jumlah pelabuhan yang menerapkan Inaportnet. Menhub bahkan berencana untuk menambah lagi 151 pelabuhan yang menerapkan Inaportnet. Total tahun depan, 260 pelabuhan akan sudah menggunakan aplikasi tersebut.  Inaportnet merupakan aplikasi yang berfungsi mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan yang ada di setiap instansi terkait. Aplikasi ini berguna untuk melayani kapal dan barang , baik domestik maupun ekspor dan impor.  Agar pelayanan kapal di pelabuhan...